Rinjani Dibuka Lagi! Pendakian “Naik Kelas”, Tak Lagi Wisata Murahan
Mataram, BongkarfaktaNews – Kabar besar bagi para pendaki! Balai Balai Taman Nasional Gunung Rinjani memastikan jalur pendakian Gunung Rinjani kembali dibuka mulai 28 Maret 2026, setelah sebelumnya ditutup sejak 1 Januari akibat cuaca ekstrem.
Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, menegaskan pembukaan ini bukan sekadar buka-tutup biasa. Evaluasi total dilakukan, mulai dari kondisi kawasan, fasilitas, hingga kesiapan SDM menghadapi lonjakan wisatawan.
Sistem Canggih & Standar Global Diterapkan
Pendakian kini “naik kelas” dengan sistem keamanan modern:
Aktivasi gelang RFID
Personal beacon pelacak posisi pendaki
Pusat komando terintegrasi
Sistem komunikasi radio terpadu
Konsep zero waste digital
Tak ada lagi cerita pendaki hilang tanpa jejak!
Bukan Wisata Massal, Tapi Eksklusif & Berkelas Dunia
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan arah baru Rinjani: bukan pariwisata massal, melainkan pendakian eksklusif, berkualitas, dan berbasis konservasi.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas pihak, termasuk pembelajaran dari insiden kecelakaan wisatawan sebelumnya yang membutuhkan aksi vertical rescue gabungan.
Rinjani Mesin Uang Negara
Sepanjang 2025, Rinjani menyumbang:
PNBP Rp25,92 miliar
Perputaran ekonomi tembus Rp182,05 miliar
80.214 pendaki (43.236 wisman, 36.978 domestik)
52.108 wisata non pendakian
Rinjani bukan sekadar gunung. Ia simbol kehidupan dan denyut ekonomi masyarakat Lombok.
