BREAKING NEWS
ADVERTISEMENT
Designed by Gila Temax

POSBAKUM TURUN GUNUNG! BNN–KEMENKUM GASPOL BENTUK 83 RIBU FASILITATOR ANTI NARKOBA SE-INDONESIA

 


JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) tancap gas memperluas perang melawan narkotika. Bersama Kementerian Hukum Republik Indonesia, BNN mematangkan kolaborasi strategis jelang peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbakum), peluncuran Super App layanan terintegrasi, serta launching Fasilitator Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), April mendatang.


Rapat persiapan dipimpin Sekjen Kemenkum Nico Afinta dan dihadiri Sestama BNN Tantan Sulistyana di Jakarta Selatan, Rabu (18/2).


BNN menegaskan, P4GN adalah program utama yang kini akan diperkuat lewat jaringan Posbakum di sekitar 83.000 desa dan kelurahan. Posbakum dinilai jadi ujung tombak baru perang narkoba hingga ke akar rumput.


“Jika disinergikan, gerakan P4GN akan makin masif dan langsung menyentuh masyarakat,” tegas Sestama BNN.


Lewat kolaborasi ini, paralegal dan peacemaker Posbakum akan didorong menjadi Fasilitator P4GN di desa. Mereka bertugas memberi edukasi bahaya narkoba, layanan rehabilitasi, tes urine, hingga advokasi dan konsultasi hukum terkait narkotika.


Sekjen Kemenkum menekankan pentingnya Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam waktu satu bulan sebagai dasar hukum agar implementasi di daerah berjalan efektif dan berkelanjutan.


Sinergi BNN–Kemenkum ini diyakini menjadi langkah strategis memperluas jangkauan P4GN secara nasional, memperkuat aparatur desa, serta membangun ekosistem hukum bersih narkotika dengan pendekatan humanis.


Perang narkoba kini tak lagi di balik meja—tapi bergerak serentak dari desa ke desa!


Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN RI