BREAKING NEWS
ADVERTISEMENT
Designed by Gila Temax

Faisal Bantah JK: Kericuhan Damai Aceh Bukan Ulah Eks Kombatan GAM

 


ACEH, Bongkarfaktanews -– Staf Khusus Gubernur Aceh, Faisal Rizal Hasan, membantah pernyataan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) terkait kericuhan saat peringatan 21 tahun perdamaian Aceh di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.


JK sebelumnya menilai kericuhan terjadi akibat kurangnya perhatian pimpinan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), termasuk Wali Nanggroe dan Gubernur Aceh.


Faisal yang merupakan eks kombatan GAM Wilayah Peureulak menegaskan, massa yang hadir bukan kelompok eks kombatan GAM, melainkan masyarakat Aceh yang antusias mengikuti doa bersama.


“Kericuhan massa bukan dari kelompok eks kombatan GAM. Itu murni masyarakat Aceh yang hadir mengikuti doa bersama memperingati 21 tahun damai RI-GAM,” kata Faisal.


Menurutnya, kekecewaan masyarakat muncul karena setelah 21 tahun perdamaian, sejumlah butir MoU Helsinki dan UUPA dinilai belum terealisasi. Bahkan, Faisal menyebut realisasinya belum mencapai 30 persen.


Faisal meminta JK tidak menerima informasi sepihak dan segera berkoordinasi dengan para pihak yang terlibat dalam proses perdamaian Aceh.


“Kami meminta Bapak Jusuf Kalla berkoordinasi dengan juru runding GAM dan RI serta Pemerintah Aceh agar persoalan Aceh dapat dilihat secara utuh,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan JK memiliki tanggung jawab moral terhadap keberlanjutan perdamaian Aceh karena terlibat langsung dalam proses perdamaian RI-GAM.(Red)