BREAKING NEWS
ADVERTISEMENT
Designed by Gila Temax

Gadis 16 Tahun Meninggal di Puskesmas Cisoka, Keluarga Soroti Proses Rujukan


TANGERANG, Bongkarfaktanews — Nopi Haerani, gadis berusia 16 tahun asal Desa Cempaka, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, meninggal dunia di Puskesmas Cisoka setelah mengalami sesak napas berat.

Keluarga Nopi mempertanyakan proses penanganan dan rujukan pasien sebelum meninggal. Ardi, salah satu keluarga Nopi yang turut mengantar bersama kedua orang tuanya, mengatakan pihak keluarga sempat meminta agar Nopi segera dirujuk ke RSUD Balaraja karena kondisinya semakin mengkhawatirkan.

Menurut Ardi, saat tiba di Puskesmas Cisoka, Nopi masih dalam kondisi sadar dan dapat duduk, namun mengalami sesak napas berat. Petugas kemudian memberikan oksigen dan infus.


“Saya minta agar langsung dibawa ke rumah sakit karena kondisinya sudah engap. Namun pihak puskesmas mengatakan harus mengikuti prosedur dan menunggu sistem,” ujar Ardi.

Karena khawatir dengan kondisi Nopi, Ardi kemudian mendatangi kantor Kecamatan Cisoka dan meminta bantuan Camat. Menurut Ardi, pihak kecamatan kemudian membantu menghubungi RSUD Balaraja dan menyampaikan agar pasien segera dibawa ke rumah sakit.

Ardi mengaku setelah kembali ke Puskesmas Cisoka, Nopi telah dipasangi sejumlah alat. Namun sekitar lima menit kemudian, Nopi dinyatakan meninggal dunia.

“Harapan saya Puskesmas Cisoka dievaluasi lagi agar kejadian seperti ini tidak terulang. Cukup ini yang terakhir,” kata Ardi.

Sementara itu, awak media telah berupaya meminta klarifikasi kepada Kepala Puskesmas Cisoka terkait kronologi penanganan dan proses rujukan Nopi. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak kepala puskesmas belum memberikan keterangan.

Saat mendatangi Puskesmas Cisoka, awak media juga menemui petugas keamanan yang membenarkan adanya kejadian tersebut. Salah satu petugas meminta nomor kontak awak media untuk disampaikan kepada dokter yang menangani Nopi.

Hingga berita ini diterbitkan, Bongkarfaktanews masih menunggu penjelasan resmi dari pihak Puskesmas Cisoka mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut.(Red)