BREAKING NEWS
ADVERTISEMENT
Designed by Gila Temax

Wartawan di Serang Diteror Brutal! Ancaman Pembunuhan hingga Keluarga Dibidik, Kasus Meledak ke Polisi




SERANG,BongkarfaktaNews– Dunia jurnalistik kembali diguncang. Seorang wartawan media online sekaligus Ketua Perkumpulan Wartawan Serang Timur (PERWAST), Mansar (47), resmi melapor ke Mapolres Serang usai mengalami teror mengerikan yang mengancam nyawanya.

Tak main-main, ancaman tersebut juga menyasar keluarganya.

“Saya terpaksa melapor ke polisi karena nyawa saya terancam. Bahkan keluarga saya diancam akan dihabisi,” tegas Mansar kepada awak media, Sabtu (18/4/2026).

Mansar mengungkapkan, dirinya menjadi korban teror yang diduga dilakukan oleh oknum debt collector (DC) dari aplikasi pinjaman online (pinjol). Teror yang diterima bukan sekadar penagihan biasa, melainkan sudah mengarah pada aksi kriminal serius.

Ia mengaku menerima ancaman pembunuhan, fitnah terbuka, hingga serangan pesan berantai bernada intimidasi yang terus menghantui dirinya.

Peristiwa mencekam itu disebut terjadi pada Sabtu (12/4/2026), dan sejak saat itu tekanan terus berlanjut tanpa henti.

“Ini bukan lagi soal utang-piutang. Ini sudah masuk dugaan tindak pidana. Saya wartawan, dan sebagai warga negara saya punya hak yang sama untuk dilindungi hukum,” tegasnya.

Merasa keselamatannya terancam, Pemimpin Redaksi kabarxxi.com itu akhirnya mengambil langkah tegas dengan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian.

Laporan tersebut kini telah resmi tercatat dengan nomor: LAPDU/143/IV/Satreskrim Polres Serang/Polda Banten, tertanggal 16 April 2026.

Pihak kepolisian pun angkat bicara. Kapolres Serang AKBP Andri Kurniawan melalui Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES membenarkan adanya laporan tersebut.

“Kasusnya sedang dalam tahap penyelidikan,” ujarnya singkat.

Kasus ini menjadi sorotan serius, mengingat ancaman yang dialami korban diduga kuat sudah melampaui batas hukum dan berpotensi menjadi tindak pidana berat. Publik kini menunggu langkah tegas aparat dalam mengusut tuntas teror yang meresahkan ini.