PEMKAB TANGERANG TURUN KE MASJID! 29 Kecamatan Disisir, Rp20 Juta Digelontorkan Tiap DKM Saat Tarling Ramadan
Tangerang, BongkarfaktaNews – Pemerintah Kabupaten Tangerang tancap gas selama Ramadan 1447 H. Lewat program Tarawih Keliling (Tarling), seluruh 29 kecamatan disisir demi mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi warga secara langsung.
Tujuh regu Tarling diterjunkan setiap hari. Barisan pimpinan daerah ikut turun tangan, dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, Sekda, hingga jajaran kepala perangkat daerah.
Bukan Seremonial, Tapi Ruang Dialog Terbuka
Bupati Maesyal menegaskan, Tarling bukan sekadar agenda rutin tahunan. Menurutnya, ini adalah ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana penuh keberkahan.
Selain salat tarawih bersama ribuan jamaah, pemerintah juga memaparkan capaian pembangunan—mulai dari percepatan infrastruktur jalan hingga program prioritas lainnya. Di saat yang sama, aspirasi warga ditampung langsung sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Ramadan harus aman, nyaman, dan kondusif. Perbedaan jangan jadi pemecah, tapi perekat pembangunan,” tegasnya.
Rp20 Juta Mengalir ke Setiap DKM
Tak hanya bicara program, Pemkab Tangerang juga menggelontorkan bantuan hibah Rp20 juta untuk setiap Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di lokasi Tarling.
Dana tersebut diperuntukkan bagi pemeliharaan masjid, penguatan kegiatan keagamaan, serta pembinaan umat—bukti nyata dukungan pemerintah terhadap syiar Islam dan kesejahteraan spiritual masyarakat.
Wabup Intan Nurul Hikmah pun turun langsung ke Masjid Al Falah, Perum Griya Serpong, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, berdialog dengan warga dan tokoh agama.
Sinergi Kabupaten–Provinsi
Momentum istimewa juga terjadi saat Bupati Maesyal mendampingi Gubernur Banten Andra Soni dalam Safari Ramadan Provinsi di Kecamatan Sepatan. Sinergi ini mempertegas kolaborasi kabupaten dan provinsi dalam menjaga harmoni serta mempercepat pembangunan.
Lewat Tarawih Keliling, Pemkab Tangerang ingin memastikan satu hal: pemerintah hadir, mendengar, dan bergerak langsung di tengah rakyat—bukan hanya dari balik meja kantor.
