BREAKING NEWS
ADVERTISEMENT
Designed by Gila Temax

Wartawan Diduga Dikeroyok Saat Aksi Hamas Ricuh, HP Diamankan Polisi

 


SERANG, Bongkarfaktanews— Kericuhan aksi unjuk rasa Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) di kawasan Pendopo Kabupaten Serang, Kamis 8 Oktober 2026 malam, berujung pada dugaan kekerasan terhadap wartawan.


Wartawan Kabupaten Serang, Kosasih Sukmawijaya alias Aden, mengaku didatangi sejumlah oknum polisi saat meliput kericuhan sekitar pukul 20.30 WIB. Ia mengaku mengalami lebam di wajah serta cedera pada tangan dan kaki hingga harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP).


“Saya dikeroyok oknum polisi, handphone juga turut diamankan,” kata Aden, Kamis 8 Oktober 2026.


Aden mengaku telah menyampaikan bahwa dirinya wartawan. Namun, menurut pengakuannya, tindakan kekerasan tetap terjadi.


Kesaksian serupa disampaikan wartawan lainnya, Saepul Arifin, yang mengaku melihat Aden dipegang sejumlah polisi di gerbang Pendopo. Saepul menyebut situasi saat itu sudah kacau sehingga dirinya memilih menyelamatkan diri.


Kericuhan sebelumnya terjadi setelah massa membakar ban dan mencoret dinding Pendopo. Situasi semakin memanas setelah aparat melakukan pengamanan dan lampu di sekitar lokasi disebut dimatikan.


Sejumlah peserta aksi juga mengaku mengalami luka dan beberapa pengurus Hamas disebut diamankan ke Polres Serang Kota. Menurut keterangan Mamat, sedikitnya lima orang pengurus dibawa petugas.


Hingga berita ini ditulis, dugaan kekerasan terhadap wartawan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian.(Red)