BREAKING NEWS

Dari Kuda ke Tank: Jejak Pasukan Kavaleri TNI AD, Pasukan Elite Penjaga NKRI



Denpasar, BongkarfaktaNews – Hari Kavaleri TNI Angkatan Darat diperingati setiap 9 Februari sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi pasukan Kavaleri dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kavaleri dikenal sebagai kecabangan elite TNI yang mengandalkan kendaraan tempur sebagai kekuatan utama di medan perang.

Istilah Kavaleri berasal dari bahasa Prancis cavalerie yang berarti pasukan berkuda. Di masa lalu, hanya kalangan bangsawan dan ksatria terpilih yang dapat bergabung. Seiring perkembangan teknologi, peran kuda tergantikan oleh tank dan panser yang menjadikan Kavaleri pasukan bergerak cepat dan mematikan.

Di Indonesia, embrio Kavaleri lahir dari pertempuran November 1945 saat pejuang Indonesia berhasil merampas tank milik Sekutu. Peristiwa bersejarah itu menjadi tonggak lahirnya Kavaleri TNI AD, yang kemudian berkembang di bawah Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav).

Dalam sejarah dunia, Kavaleri dikenal fleksibel dan efektif, mulai dari pasukan Yunani Kuno, strategi gerilya bangsa Mongolia, hingga peran krusial tank dalam Perang Dunia II. Meski era modern menghadirkan helikopter tempur, Kavaleri tetap eksis sebagai kekuatan darat strategis.

Sejak resmi berdiri pada 1950, Kavaleri terus berkembang. Saat ini TNI memiliki 14 Batalyon Kavaleri AD dan 9 Batalyon Kavaleri Marinir dengan kendaraan tempur modern, termasuk panser amfibi. Kekuatan Kavaleri tak diukur dari jumlah personel, melainkan dari armada tempur yang siap digerakkan kapan pun negara memanggil.